Selasa, 14 November 2017

ICO REVIEW BANKEX - a Bank-as-a-Service on blockchain, building the Proof-of-Asset protocol with IoT and AI System


Saat ini teknologi blockchain sudah banyak membuat perubahan pada dunia ini dan tentunya membawa kebaikan bagi komunitas cryptocurrency dunia. Dan bahkan pemerintah Indonesia dalam hal ini Bank Indonesia akan segera melakukan uji coba terhadap teknologi blockchain, selain itu juga beberapa waktu yang lalu presiden Indonesia Jokowi mengeluarkan pernyataan akan mendukung teknologi fintech dan mata uang digital dalam rangka mengikuti perkembangan teknologi di dunia ini. Tetapi di lain hal semakin berkembangnya teknologi blockchain dan cryptocurrency, maka permasalahan-permasalahan juga banyak muncul  tetapi hal ini tidak membuat dunia cryptocurrency berhenti untuk mengembangkan teknologi blockchain ini.  Dan bahkan dalam perkembangan teknologi blockchain saat ini, semua real asset bisa di tokenization seperti halnya asset tanah, real estate, komoditas, dan bahkan mobil dan juga banyak jenis asset lainnya.  Tokenization artinya asset-asset real tersebut bisa di ubah kedalam bentuk digital sehingga lebih mudah di perjual belikan.

Dan semua asset ini yang sudah di tokenization atau di digitalizion dapat berbentuk secara likuid dengan menggunakan sebuah protokol, tetapi dengan perkembangan teknologi yang terus berkembang, likuiditas dari asset-asset  ini bisa di tingkatkan sehingga menjadi lebih real di dalam market. Dan semakin berkembangnya cryptocurrency dan teknologi blockchain makin banyak saja fintech dan start ups yang menginginkan dan membuat produk dalam tokenization untuk financial asset agar menjadi lebih likuid lagi. Dan dalam tokenization asset akan melibatkan beberapa financial asset service dan juga platform berupa protocol untuk menjadikan asset lebih likuid. Dan di dalam protokol itu semua pihak investor baik itu sebagai pembeli, financial institution/lembaga keuangan,dan bank dapat bertukar dan saling memperdagangkan asset yang mereka miliki. Dan dengan melihat pertumbuhan investor di cryptocurrency yang semakin tumbuh dan untuk menjadikan asset yang sudah di tokenization lebih likuid lagi, maka dari itu Bankex ingin membuat sebuah proyek dan membuat sebuah protokol sebagai bentuk proof of asset. Bankex akan menjadi sebuah protocol layaknya sebuah bank di dalam blockchain. 

Apa itu Bankex? 

Produk utama dari Bankex adalah  Proof of Asset Protocol yang memiliki tujuan  untuk memungkinkan investor menyelesaikan masalahnya dalam likuiditas aset. Protokol ini menggabungkan teknologi BaaS (Banking-as-a-Service) dan teknologi blockchain, yang kemudian dikategorikan menjadi empat tahap operasi utama, yaitu; digitalisasi, tokenisasi, perdagangan aset dan transaksi. Salah satu fitur yang paling unik dari  Bankex proof asset adalah bahwa mereka mampu meng-tokenize semua aset. Asset yang sudah di tokenization akan memiliki banyak manfaat ,contohnya dalam hal ini, seperti : tokenisasi dalam proyek konstruksi memungkinkan sejumlah besar investor berkontribusi secara individual terhadap proyek tersebut dan kemudian menerima hasil investasi. Selain itu, platform ini akan dapat memberikan tolak ukur mata uang fiat dan memberi kepada pengguna akses ke kripto / fiat. Layaknya sebuah bank di dalam blockchain, Bankex membangun sebuah protokol Proof of Asset (POA), dan ini adalah produk utama dari Bankex yang memiliki tujuan untuk memecahkan permasalahan dalam likuiditas asset. Proof of Asset memiliki arti  bahwa token yang dikeluarkan sebagai bagian dari protokol tersebut didukung oleh aset yang sebenarnya.



Bagaimana cara kerja Bankex?

Untuk menunjukkan cara kerja Bankex sebagai proof of asset protocol, mari kita contohkan sebuah aset yang berbetuk mobil yang di jual oleh pemiliknya. 
  • Pertama Bankex akan mengumpulkan informasi tentang mobil dan pemiliknya, mengidentifikasi pemilik mobil ini sebagai klien dengan melalui wallet address, email, melakukan cek tehadap KYC(Know Your Customer). Dan setelah diverifikasi, klien bisa mengunggah informasi tentang mobilnya.
  • Bankex memeriksa ketersediaan aset, lokasi, dan rincian lainnya. Hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan sensor IoT (Internet of Thinks).
  • Bankex memeriksa syarat dan ketentuan pengiriman di yurisdiksi dengan spesifik. (perpajakan, persyaratan logistik untuk memindahkannya).
  • Bankex memasukkan semua informasi ke dalam formula yang mengubah data yang diinput menjadi kontrak cerdas. Untuk setiap jenis aset, jenis formula tertentu (mobil, ekuitas, ruang kantor dan lain-lain).
  • Dengan menggunakan protokol Bankex, smart contract/kontrak cerdas diterjemahkan menjadi smart asset . Dalam contoh ini menjadi token mobil.
  • Smart Asset  diverifikasi oleh Bankex dan dalam beberapa kasus oleh expert review. Bankex membuat token dari nilai dan harga mobil melalui beberapa filter produk sehingga pembeli dapat menemukannya di pasar Bankex.
  • Bankex menempatkan token mobil di pasar dan mulai mencocokkan Asks (penawaran) and Bids (permintaan).Setelah pertemuan terjadi antara pembeli dan penjual maka harga akhir ditentukan
  • Produk yang berupa token kemudian dikirim ke pembeli, dan penjual akan mendapatkan token Bankex. Penting untuk dicatat bahwa yang diukur dalam smart contract di awal adalah data tentang lokasi mobil, bea cukai, Dll. Sekarang Bankex mendapat informasi tentang pembeli juga bisa memicu pesanan pengiriman ke pihak ketiga untuk mengantarkan mobil ke pembeli. .
BANKEX Proof-of-Asset protocol (PoA) di dukung oleh teknologi Internet of Things (IoT) dan teknologi Artificial Intelligence (AI)


Apa tujuan, permasalahan yang ingin di selesaikan  dan kenapa anda harus join di Bankex?

Bankex menggunakan teknologi BaaS (Banking-as-a-Service) yang memungkinkan bank untuk menukarkan produk mereka melalui smart contract/ kontrak cerdas dan Bankex membuat platform dimana bank dapat menukarkan produk mereka dengan menggunakan teknologi AI (Artificial Intelligence) dan IoT (Internet of Things). Masalah likuiditas merupakan salah satu faktor utama yang memperlambat kemajuan ekonomi. Meskipun sebuah pebisnis mungkin memiliki aset yang cukup, mereka mungkin tidak dapat mengakses pasar sekuritas publik, membiarkan aset mereka dalam situasi yang sangat tidak likuid. Dan sampai sekarang, masalah ini telah diselesaikan dengan sekuritisasi, namun ini terbatas pada institusi keuangan besar saja.
Protokol Proof-of-Asset BankEx dengan kerangka hukum, dan  teknologi blockchain memberikan solusi untuk masalah ini, memberikan pilihan kepada konsumen, dan membuat kemajuan nyata dalam memberikan opsi likuiditas di dalam market. Bankex dapat meng-tokenization  berbagai jenis aset karena memiliki struktur modular.  .
Tujuan dari Bankex adalah menyelesaikan permasalahan isu likuiditas asset yang sudah dalam bentuk digital/ atau sudah dalam bentuk token selama ini, dengan adanya asset yang lebih likuid maka asset tersebut akan memiliki nilai yang lebih tinggi dan terlihat lebih real. 



Siapa orang dan team di balik Bankex? 

Team Bankex terdiri dari banyak orang-orang yang sudah berpengalaman dan professional di bidang Fintech(Financial Technology), Blockchain, Financial Advisor, dan Team Pengembangan Bisnis dan Produk. Dan semua team mereka di bagi berdasarkan tugas-tugas, pekerjaan dan keahlian masing-masing seperti terbagi ke dalam Bankex Advisor, Bankex core team, Bankex Business and Product Development Team, Bankex tech team dan masih banyak lagi talented engineer yang lain. Dan semua itu bisa di lihat di websitenya.

Detail ICO Bankex

Sebelumnya dalam pre-ICO Bankex sukses meraup dana sebesar $1,5 juta. Token Bankex nantinya di gunakan dalam transaksi di dalam platform Bankex, dan total token yang akan di jual untuk publik adalah 30 juta token.
  • Start ICO                   : 28 November 2017
  • Symbol Token           : BKX
  • Pembelian                 : BTC, ETH
  • Type token                :ERC20
  • Harga Token              : 1 ETH = 500 Token
  • Minimum pembelian   : 1 Token
LANGKAH-LANGKAH DALAM PEMBELIAN TOKEN BKX SELAMA ICO: 
  • Buat akun di Bankex dengan register melalui https://bankex.com dan klik kolom BUY BKX TOKENS
  • Masukkan email dan password, dan yang terpenting gunakan personal wallet Ethereum yang mendukung ERC20 Token seperti MyEtherWallet untuk menerima tokennya dan setelah itu klik sign up dan konfirmasi email.
  • Selanjutnya login dan lengkapi data diri anda, berbeda dengan ICO yang lain, untuk berkontribusi dalam ICO Bankex ini  kita harus mengupload dan memverifikasi KYC (Know Your Customer) dan AML(Anti Money Laundering), seperti : KTP dan Foto diri. 
  • Lakukan deposit dengan BTC atau ETH. 
  • Untuk informasi dan pertanyaan bisa join di Telegram official chatnya https://t.me/bankex
Untuk informasi lebih lanjut tentang ICO Bankex ini, silahkan kunjungi: 

LINKS :

Kesimpulan

Bankex adalah sebuah protokol yang sudah terdaftar sebagai Top 50 fintech start ups di dalam dunia dan bidang Decentralized Bank-as-s-Service Exchange. BANKEX memungkinkan sumber modal baru untuk aset riil dengan pendanaan terdesentralisasi yang dapat diaudit. Dan dengan lebih detailnya produk dan layanan yang di berikan oleh Bankex adalah  untuk memungkinkan kita mendapatkan akses ke dalam ekosistem Bankex, dapat meng-tokenize asset real,  membuat smart contract chain yang baru untuk jenis aset yang di tokenize dan juga dapat membeli smart asset di exchange Bankex. Dan dengan adanya Bankex maka isu likuiditas akan di selesaikan karena mereka terdiri dari team-team yang sudah professional serta menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan teknologi Artificial Intelligence (AI) di dalam platformnya.


Disclaimer : "I am not Bankex representative or team member" 

My Ethereum address : 0x4241137e1c9aECd8452bf9258488b774938554f6

Share this

1 Response to "ICO REVIEW BANKEX - a Bank-as-a-Service on blockchain, building the Proof-of-Asset protocol with IoT and AI System "

  1. Kayaknya bagus tapi agak susah ngertiin proeknya

    BalasHapus