Rabu, 04 Oktober 2017

APA ITU BLOCKCHAIN?


Blockchain terdiri dari kata block+chain,  kalau dalam bahasa Indonesia artinya blok+rantai. Blockchain adalah sistem pencatatan atau database yang tersebar di jaringan dan  sistem yang tidak menggunakan pihak ketiga . Intinya, database transaksi disimpan oleh banyak pihak atau komputer yang tersebar di jaringan itu sendiri. Jadi akan lebih susah men-hack sistem di dalam ratusan atau ribuan komputer, dan kemungkinannya kecil untuk semua komputer itu mengalami gangguan di waktu yang sama.


Dengan kata lain dan sederhana Blockchain adalah teknologi peer to peer di belakang Bitcoin. Blockchain merupakan jaringan block yang menyimpan data transaksi yang telah terenkripsi dalam jaringan terdistribusi. Teknologi ini memungkinkan user untuk menyimpan data digital dengan aman dan otentik tanpa bisa di ubah oleh orang lain. Blockchain pada awalnya muncul bersamaan dengan Bitcoin, namun belakangan di temukan banyak kegunaan dari teknologi ini  di luar mata uang digital itu sendiri. Blockchain mulai di aplikasikan penggunaannya oleh perusahaan kelas dunia seperti : Microsoft, Citibank, Visa dan Walt Disney. 


Bisa di umpamakan seperti ini, jika anda membayar kopi menggunakan Bitcoin (salah satu cryptocurrency), Bitcoin akan ditransfer dari alamat Bitcoin anda ke alamat Bitcoin cafe tersebut secara peer-to-peer, dan hystory transaksinya di catat dalam jaringan blockchain yang semua orang bisa melihatnya. Dan transaksi ini akan mencatat banyak database yang tersebar di jaringan Bitcoin. 

Contoh sederhana lainnya untuk menggambarkan bagaimana Blockchain berkerja, adalah seperti ini.

Di sebuah kelas yang mempunyai 47 murid, sang guru mempercayai pencatatan transaksi finansial kepada si Banu. Banu bertugas untuk mencatat siapa saja yang belum membayar biaya perjalanan touring kelas minggu depan, dan juga siapa yang berhutang kepada murid lain jika mereka mengadakan acara makan bersama. Di sini, Banu adalah pihak yang dipercayakan sebagai akuntan. 46 murid lainnya, mempercayai Banu untuk melakukan pencatatan yang akurat. Tentunya ada beberapa resiko di sini:

  • Bagaimana jika buku tulis Banu dicuri murid lain?
  • Bagaimana jika Banu mencoba mencuri uang kas kelas?
  • Bagaimana jika teman-teman Banu mencoba memanipulasi catatan Banu dengan mencuri uang di kelas untuk mereka sendiri?
Jika kita ingin di kelas ini menggunakan blockchain, sang guru memulai dengan menanyakan para murid, siapa dari mereka yang tertarik menjadi akuntan kelas. Semisal ada 5 murid yang tertarik. 5 Murid ini harus mulai mencatat semua transaksi yang ada, dan catatan mereka semua akan identik/sama. Dengan cara ini, akan lebih sulit untuk mencuri 5 buah buku tulis, atau pun untuk memanipulasi 5 orang berbeda. 
Begitulah cara penjelasan sederhana cara kerja dari teknologi Blockchain.

Share this

0 Comment to "APA ITU BLOCKCHAIN? "

Posting Komentar